#curtaincall dan #catatanusaiproses
Etalase Pemikiran Perempuan 2022
Etalase Pemikiran Perempuan 2022 baru saja usai. Saya ucapkan terima kasih untuk semua yang tampil, yang menonton dan mendukung. Mohon maaf atas kesalahan dan gangguan yang terjadi selama penyelenggaraan. Tim Etalase akan merapikan video rekaman dan mengunggahnya kembali untuk menghasilkan tampilan yang lebih baik.
Ada perbedaan besar dengan kerja Etalase lalu: kerja perumusan gagasan program/kuratorial dilakukan bersama dengan para peserta SPP 2022.
Kerja dimulai dari refleksi kritis atas Etalase lalu dan belajar dari pengalaman para feminis lain yang berkarya dan mencipta ruang: Ruang Perempuan dan Tulisan, Lili Yulianti Farid, Faiza Mardzoeki, Puan Seni dan Peretas. Di saat yang sama, ada juga pelajaran dari penulisan, penerjemahan dan pelisanan bersama Manifesto SPP dan referensi video inspiratif dari proyek Ceritrans di arsip digital Sanggar Swara.
Tugas selanjutnya adalah berbagi kerja menyiapkan etalase virtual dan kerja publikasi. Refleksi dituliskan jadi konsep dan rencana kerja yang menautkan sekretariat, tim publikasi dan tim panggung. Proses ini kompleks, non-linear dan butuh waktu. Konsekuensinya butuh saling percaya, saling menopang dan urun siasat - adalah suatu keistimewaan bahwa semua ini hadir berlimpah di dalam tim kerja. Nama-nama yang terlibat dalam perumusan tiap panel dapat dilihat pada video rekaman acara.
Ruang virtual Etalase amat bergantung pada infrastruktur internet dan perangkatnya, yang dalam kondisi timpang seturut ketimpangan modal dan pengetahuan. Tantangan yang tiap saat harus dikenali dan diatasi adalah bagaimana memaksimalkan potensi positif teknologi sembari bersiasat meretas ketimpangan supaya aksesibilitas tak sampai dikorbankan.
Satu catatan lagi perihal aksesibilitas. Etalase ditujukan sebagai ruang sirkulasi pengetahuan feminis dalam bahasa Indonesia, baik lisan maupun isyarat (Bisindo). Saya ingin memberikan apresiasi kepada Rani Elsanti untuk penerjemahan Inggris-Indonesia di panel Rantau dan tim Pusat Layanan Juru Bahasa Isyarat Indonesia (Innova SSP, Jasminé, M Maysinta Nainggolan, Sry March, Yanda).
Selanjutnya, hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk Ratih di sekretariat, Sekar-Joan-Sheridan di tim publikasi bersama Cecil, Ilda, Riyana dan Eka yang memungkinkan komunikasi menjangkau para penampil dan penonton Etalase dengan jernih, cantik, komprehensif dan penuh tanggung jawab.
Salah satu prinsip penting Etalase adalah “dengar”. Karena itu kerja panggung virtual memerlukan kombinasi dari kecermatan membingkai, kepekaan padu-padan serta kegigihan menjaga kehadiran dan kejernihan suara-suara yang disalur-lantangkan. Rasa hormat dan terima kasih yang sama saya ucapkan untuk Mitae, Tiara, Vera dan Anyiet di belakang panggung dan sistem pendaftaran penonton. Keahlian, kecepatan tanggap dan kegembiraan kerja merekalah yang memungkinkan semua rekaman dan siaran bisa berjalan baik dan gangguan-gangguan dapat diatasi.
Salam sayang buat kawan-kawan peretas, khususnya Pitra yang mendampingi dengan semangat, bantuan fasilitas dan kerja keras. Peluk kencang buat kawan-kawan pengelola SPP yang selalu bersedia diandalkan: Andy, Cecil, Heidi, Naomi dan Ubiet.
Sebagai penutup, saya ingin memeluk sekencang-kencangnya sekutu kerja Intan Paramaditha dan berterima kasih atas kepercayaannya membagikan segala ilmu sihir yang ia miliki yang memungkinkan saya berpikir lebih kritis dan peka, serta belajar mengungkapkan pengalaman dan pengetahuan yang selama ini sering tak bisa saya nalarkan.
Salam harapan,
Lisabona Rahman
Direktur Etalase Pemikiran Perempuan
Pengelola Sekolah Pemikiran Perempuan