Panel Bongkar Kata berupaya mengurai beberapa konsep pemikiran dari perspektif feminis melalui diskusi publik berbasis kata/istilah populer. Membongkar istilah atau kata yang kerap didengar publik, dapat membantu kita untuk bersama-sama melihat, menyikapi, dan melampaui situasi-situasi masyarakat dengan cara yang kritis.
Bagaimana kita membayangkan masa depan yang lebih feminis? Masa depan kerap dibayangkan dengan kerangka normatif dan neoliberal, misalnya lewat gagasan tentang anak atau rumah sebagai investasi masa depan. Kerja-kerja memastikan masa depan yang perlu terwujud ini juga kerap diasosiasikan dengan perempuan, dari membesarkan anak hingga melakukan kerja perawatan. Di sisi lain, isu perubahan iklim sebagai ‘masa depan yang perlu diselamatkan’ sering kali menihilkan pengetahuan perempuan, buruh, maupun kelompok disabilitas yang sebetulnya sudah lama berjuang mengatasi krisis lingkungan.
Dalam edisi Bongkar Kata tahun ini, kita akan membongkar kata “Alam”, “Anak”, “Rumah”, dan “Rawat” sembari menggugat esensialisme gender demi membayangkan masa depan yang lebih feminis.
——
Pembicara:
Pepe Roswaldy membongkar kata “Alam”
Vina Andriany membongkar kata “Anak”
Ligia Giay membongkar kata “Rumah”
Yuli Riswati membongkar kata “Rawat”
Pemandu:
Himas Nur & Dewi Rosfalianti Azizah