Dalam Konser Ceramah: Suara Lima Fofine, lima puan berkolaborasi menyusun narasi, lirik lagu, musik, serta visual ketubuhan/koreografi untuk merespons secara kritis cerita rakyat Wakatobi “Wa Khaka Kene Palahidu”.
Cerita ini berkisah tentang seorang perempuan yang menjadi alat tukar antara suaminya–seorang nahkoda–dan penyelamat kapal karam sang suami. Sepanjang cerita, dibandingkan para tokoh lelaki, perempuan ini dibuat tak bernama, juga tak bersuara. Narator menghadirkannya sebagai objek. Kita dapat membayangkannya sebagai seorang budak, yang dibeli oleh sang nahkoda, lantas dengan mudah dilepasnya kembali. Melalui karya ini, para puan kolaborator memberinya nama “Fofine”, kata dari bahasa Wakatobi yang berarti “Perempuan”.
Penampil:
Dewi Kharisma Michellia
Eka Putri Puisi
Gema Swaratyagita
Kartika Solapung
Pemandu: Septina Layan